Ngomongin Valentine Dan Cara-Cara Menangkalnya

By Didy - 2/11/2018



Halo My lov,

Jumpa lagi dengan pertengahan bulan Februari, awalnya Saya gak ngeh kalau ini sudah H-3 Valentine's day. Dimana segala hal yang bersifat konsumerisme menjadi romantis dan doktrin-donktrin tentang cinta menjadi nyata bukan hanya ilusi yang fana.

Terlebih buat Kamu yang sudah punya pasangan, pasti nungguin banget kan tanggal 14 Februari ini, iya kan ?. Hayo ngaku aja deh, terutama kaum Hawa, pasti kalian bertanya-tanya bakalan dikasih silverqueen chunky bar, bucket mawar, perhiasan, boneka beruang atau diajak bikin buku nikah. *Eh~


Buat kaum pria, tentu gak kalah hectic, pasti sekarang kalian lagi mikir keras untuk sekedar kasih surprise ke pasangan kalian. Candle light dinner in special place, misalnya, meskipun hal tersebut akan merogoh kocek cukup dalam tapi tetap kalian rela Demi selebrasi kasih-sayang ini. Etapi, My lov,  sebenarnya cowok juga bisa loh kalian kasih surprise di hari kasih-sayang ini. Teruntuk para kaum Hawa yang tidak mau kalah ingin sama ber-partisipasinya, kalian bisa coba kasih testpack yang ada tanda negatif nya, Saya jamin deh ini bakalan sukses membuat cowok Kamu jatuh stroke deg-degan. Hahahaha, Sinting~


Bagi para Jomblonesia, pasti 14 Februari menjadi momok yang menakutkan dan termasuk dalam blacklist nya mereka. Di bulan ini akan penuh godaan dan cobaan, bulan penuh siksa yang penuh ujian dan tekanan dari sekitar. Baik pria maupun wanita, ditanggal ini para Jomblonesia hanya bisa gigit jari dipojokkan sambil dengerin lagu-lagu melow. Ckckckck~

Tapi, itukan buat jomblo yang kurang iman, karena buat kami barisan jomblo berkualitas dan relijius memang sedari awal tidak berniat merayakannya yang memang jelas-jelas semua ini adalah "HARAM" adanya. #Super~

Berdasarkan sejarah yang sudah sering Kita baca, bahwasannya awal - mula Hari Valentine ini dikaitkan dengan perayaan kaum pagan, dimana tujuan perayaan ini adalah untuk fertilitas manusia yang diperingati setiap tanggal 15 Februari. Barulah pada Abad ke V, Gereja Katholik menetapkan tanggal 14 Februari sebagai Saint Valentine Day.

Lantas apa hubungannya kedua perayaan tersebut ?
Belum ada jawaban pasti mengenai hal ini, mungkin karena kebetulan tanggalnya hanya beda sehari saja. Versi sejarah yang paling populer dari asal-muasal perayaan ini adalah alkisah ada seorang Santo yang secara diam-diam menikahkan para tentara Romawi ketika Kaisar Claudius II menerbitkan larangan pernikahan untuk para tentara, karena menurutnya kaum jomblo jauh lebih profesional dalam melaksanakan tugas dibandingkan dengan orang-orang yang sudah menikah.

Sehingga ketika sang Santo ketahuan dengan tabiatnya tersebut, lantas Dia dihukum mati karena melanggar peraturan, Dialah Saint Valentine yang rela mati dan berkorban demi para tentara tidak jomblo *Eh menikah maksudnya, atas dasar jasanya inilah sekarang Kita mengenal tanggal 14 Februari sebagai hari kasih-sayang (baca; wafatnya Saint Valentine).

Tapi, tenang saja, ada kabar gembira untuk Kamu para Jomblonesia dan kaum anti Valentine's Day. Karena Saya punya beberapa cara untuk nge-hack dan menggagalkan selebrasi ini. Cekidot~

Matikan Hape
Sudah barang tentu HP kamulah yang akan menjadi sumber penyakit hati dan ke-nelangsaan. Tentu Kamu sudah tau kan tabiat pemuda-pemudi jaman now yang dikit-dikit langsung cekrak-cekrek segala hal berbau shaby chic dan nuansa merah jambu dan kemudian menguploadnya di semua kanal sosmed yang dia punya. Maka demi menghindari musibah iri-dengki, Saya rasa cara ini worth it untuk dicoba.

Pura-pura sibuk
X : Bro, Valentine elu mau ngapain ?
Kamu : Enggak mikirin bro, daripada mikirin Valentine lebih baik gue inget dosa dan memperbaiki kualitas diri. #Azeek
Y : Mau kasih coklatnya, kesiapa bro ?
Kamu : Coklat !!, memangnya dengan sepotong coklat, nasib negara Kita ini akan membaik ?, Percuma dong Zaadit rela tiup peluit dan acungkan kartu Kuning ke Pak Jokowi, semuanya menjadi sia-sia belaka. *Sambil gebrak meja.
Y : Gue kan cuma na....
Kamu : Ah syudah, *berlalu begitu saja (MANTAP)

Memaknai ulang
Makna Valentine kan hari kasih-sayang, dan hari kasih-sayang gak melulu soal selebrasi dengan doi. Hari kasih-sayang adalah momen yang tepat buat Kamu mencurahkan kasih-sayang ke orang yang paling berhak untuk disayangi, siapa lagi kalau bukan orang tua Kita.

Inget, orang yang selalu ada dan mendoakan Kita adalah mereka, yang pura-pura kuat walaupun lagi sakit supaya Kita gak khawatir ya cuma mereka, dan selalu mencintai Kita tanpa pamrih serta apa-adanya.

Pasrah
Kalau cara-cara diatas sudah diaplikasikan namun tidak cukup kuat dalam membendung rasa ke-baperan Kamu terhadap lingkungan sekitar. Yah, berpasrah dan tabah adalah cara yang tepat dalam menghadapi dunia ini dalam kesendirian. XIXIXIXI~

Jadi, bagaimana My lov mudah kan cara-caranya ?. Semoga bermanfaat, Amin.. 

N.B : Foto-foto digunakan demi kepentingan ilustrasi ke-baperan semata.



  • Share:

You Might Also Like

0 comments