Cara Ampuh Keluar Dari Grup WhatsApp Tanpa Khawatir Diinvite Ulang

By Didy - 2/01/2018


Berdasarkan pengamatan mata elang dan riset mendalam dari salah satu agen lambe turah (yang sekarang sudah pensiun) keluar dari grup WhatsApp bisa 73% menghindarkan seseorang dari resiko ghibah.

Pernah suatu hari Saya merasa super terdistraksi dengan adanya notifikasi WhatsApp yang masyallah flooded banget padahal baru ditinggal 10 menit saja. Sungguh, hal ini sangat menyebalkan pasalnya bunyi ting... ting.., Zzzzttt.. bikin kesel terutama ketika Saya dalam kondisi yang membutuhkan konsentrasi tingkat tinggi.

Perbedaan waktu luang setiap anggotalah yang membuat notifikasi grup selalu timbul-tenggelam ramai. Misalnya saja ketika salah satu anggota grup WA yang tidak sibuk mengirim chat yang sebenarnya gak penting-penting amat dan salah banyak dari anggota lain menimpali chat-chat tersebut dan voilla chat jadi panjang dan gak kelar-kelar.

Celakanya, saat itu Saya sedang menunggu balasan chat penting yang amat Saya tunggu-tunggu kemunculannya. Dan ketika di cek alih-alih pesan yang Saya tunggu malahan celotehan grup tersebut yang membludak. Tentu hal ini savage banget.

Kisah tersebut mungkin hanya segelintir contoh dari banyaknya kenelangsaan yang disebabkan oleh grup WA. Memang sih eksistensi grup WA berawal dari tujuan yang sangat mulia yaitu bersilaturahmi dengan efisien sehingga nantinya aktivitas percakapan di grup tersebut bisa dicatat sebagai perbuatan baik oleh malaikat. Tapi ya namanya juga manusia, terutama manusia zaman now, Saya yakin gak mulia-mulia amat.


Dan terkadang perbincangan dalam sebuah grup dirasa tidak sesuai dengan hati nurani dan jalan hidup Kita. Kalau becandaan garing sih masih mending, tetapi kalau becandaan sudah kearah menyangkut harga diri itu sungguh sangat menyebalkan.

Ujung-ujungnya Kita hanya akan menahan sakit tak berkesudahan dan tak kunjung padam karena perbincangan dalam grup tersebut. Ingin keluar tapi segan, merasa gak enak hati bahkan tidak jarang takut akan digunjingkan jangka panjang nantinya oleh kerabat.

Tapi tenang saja, wahai saudara-saudaraku yang budiman. Karena kali ini Saya akan membagikan cara jitu yang harus ditempuh jika ente mengalami hal-hal semacam ini, Cekidot~

Mute grup WA
Langkah pertama yang sodara bisa tempuh ketika menerima banyaknya invitasi grup WA adalah dengan membuatnya BISU aka mute . Yes, karena dengan membuatnya bisu setidaknya grup jadi minim distraksi.

Ada tiga varian MUTE yang tersedia yaitu sehari, seminggu dan setahun. Tapi untuk sodara-sodara yang sudah terlanjur bersemayam cukup lama dalam grup WA Saya sarankan untuk memilih yang setahun.

Lah, katanya mau keluar grup tapi kok malah cuman dimute ?

Tenang para warga net yang budiman tapi sedikit kurang sabar. Dengan membuat grup mute selama setahun, niscaya akan membuat sodara-sodara nirkontribusi dalam grup sehingga lama-lama admin grup akan bertindak tegas dengan meng-kick siapa saja yang hanya jadi silence reader tanpa kontribusi yang berarti dan unfaedah dalam grup.

Install 100 aplikasi 
Pilihlah 💯 aplikasi, tenang sodara bisa memilihnya secara random saja tak usah memilih berdasarkan pertimbangan yang berarti. Cukup buka playstore dan pilih random terus install deh semuanya satu-persatu.

Ini absurd dah, lantas apa korelasinya ?

Tenang sahabatku yang super, dengan menginstal 100 aplikasi di hengpong pintar anda niscaya akan mengurangi performa nya dan insyallah akan membuat ente semua malas untuk sekedar mengecek HP karena saking lemotnya. Dan cobalah tetap beristikomah untuk tidak meng-uninstall salah satu dari 💯 aplikasi tersebut.

Pengen hijrah
Ketika sodara-sodara sudah bosan dengan segala perbincangan di grup WA dengan hal-hal yang berbau rasis, seksis, SARAis, politikis atau is-is yang lain terjadi dalam grup WA keluarga atau kolega dekat sodara, mungkin alasan ini bisa dipakai. Memang ini sedikit agak ekstrim. Tapi tidak ada salahnya kan dicoba ?. Terlebih jikalau sodara-sodara sudah sangat muak dengan grup tersebut dan ingin segera hengkang. Walaupun bisa jadi nantinya akan menjadi pergunjingan yang tak berkesudahan tapi yah gpp toh bilang saja sodara ingin menjadi insan yang lebih baik.

Utarakan saja ingin keluar grup
Jika cara-cara diatas sudah dilakukan Dan ternyata dirasa masih belum berhasil melindungi hidup sodara-sodara dari serbuan manusia baperan utarakan saja kalau kalian ingin keluar dari grup sejujurnya. Memang ini memerlukan keberanian dan nyali besar karena pasti after taste nya sodara-sodara menjadi pusat pergunjingan grup WA yang fana tersebut.

Kalaupun setelahnya akan ada anggota grup yang japri bertanya perihal kenapa sodara keluar dari grup dan ngata-ngatain baperan atau hal-hal negatif lain, katakan saja iya jangan dilawan, lemesin aja bikin emosi.

Menjadi annoying person
Oke katakanlah cara-cara tadi sudah berhasil membuat sodara-sodara keluar dari grup WA tapi sifatnya hanya ke-fana-an alias tidak berlangsung lama. Karena pasti akan selalu ada cobaan ketika sudah keluar dari grup, diinvite ulang oleh admin grup misalnya, lantas apa solusinya ?

Tenang sodaraku yang rupawan, coba saja menjadi annoying seperti share berita-berita hoax, mengirim joke-joke garing atau dengan membalas komentar-komentar grup dengan meme-meme tidak lucu beresolusi rendah.

Ucapkan selamat pagi, selamat siang, selamat malam, ataupun ucapan selamat-selamat lain yang berpotensi membuat sodara dicap menyebalkan.

Trust me, sodara tidak usah repot-repot meminta keluar karena admin grup akan meng-kick sodara secara tidak terhormat dari grup.

Mungkin itu saja tips nya semoga bermanfaat wahai jiwa-jiwa anti sosial.



  • Share:

You Might Also Like

0 comments